#1 Kenalan Yuk


Tahun 2022

“Kenalan, yuk! Nama aku Ayrish. Kamu siapa?”

Sebaris kalimat perkenalan membuyarkan lamunan Serafin. Serafin kembali memainkan ujung rambut ikal panjangnya sambil terus memandang langit yang berwarna biru cerah tanpa awan. Tubuhnya terduduk di atas hamparan rumput berwarna hijau tak jauh dari asramanya. Kenangan itu adalah salah satu kenangan dari beratus-ratus kenangan yang tersimpan dalam kepalanya. Tapi entah mengapa, hanya kenangan itulah yang selalu muncul pertama kali saat rohnya kembali masuk ke dalam tubuhnya di pagi hari. Setiap hari.

Serafin meraba jam antik di dalam saku celananya. Ukiran rumitnya terasa dingin menyentuh kulitnya. Sudah lebih dari dua tahun ia tidak menggunakannya. Berbeda dengan Ayrish yang terus berkelana ke masa lalu, ia hanya bisa bergerak maju menggapai masa depan.

Ayrish, kamu sedang apa sekarang?

Serafin menyadari, kekuatannya dan Ayrish adalah anugrah. Tidak semua penghuni guild[1] bisa mendapatkannya. Pemutar waktu hanya dimiliki oleh dua orang saja selama satu generasi. Satu pemutar masa depan dan satu pemutar masa lalu. Dan tetua Incarnia, Travesh juga menegaskannya. Tapi entah mengapa, sebuah kekuatan besar yang dimiliki oleh Serafin malahan membuatnya merasa hampa. Sebuah kekuatan besar yang disertai dengan sebuah resiko besar.

Manusia pemilik ingeniosi[2] ―begitulah mereka menamakan dirinya― berbeda dengan manusia kebanyakan, mereka hidup tanpa diketahui oleh manusia pada umumnya. Tetapi sebenarnya, para ingeniosi tinggal bersama dan saling berbagi dunia dengan manusia. Jika manusia membagi dunianya menjadi negara-negara. Ingeniosi membagi dunia dalam empat wilayah, yaitu Nadaren, Valiz, Incarnia, dan Shalira. Wilayah itu masing-masing dikuasai oleh satu guild terkuat dan tertua.

Satu kenangan kembali diputar ulang di dalam kepalanya. Pertemuan terakhir mereka di tahun 2020. Bertempat di sebuah bandara, di timur wilayah Incarnia.

“Apa kamu berencana tinggal?” Tanya Serafin pada Ayrish.

Ayrish diam tak tahu akan menjawab apa.

Serafin memperhatikan Ayrish lekat-lekat. Seorang pemuda yang baru saja dikenalnya tampak sama sepertinya. Jika dilihat dari usia, pikir Serafin.

Tubuhnya tinggi kurus, matanya sendu, dan senyumnya yang terkesan seperti seorang anak kecil. Celana pendek yang dikenakannya pun malah terkesan tidak cocok dengan tubuhnya.

Serafin terkikik dengan pikirannya.

“Ada yang lucu?” Tanya Ayrish.

“Ada. Tapi pikiranku adalah milikku. Aku tidak akan mengatakan apa-apa.” Goda Serafin.

“Baiklah. Maka pertanyaanmu tadi tidak akan aku jawab juga.” Balas Ayrish.

Serafin memukul bahu kanan Ayrish dengan sebal.

“Jadi kalau aku mengatakan apa yang kupikirkan tadi, kamu akan menjawab pertanyaanku?”

Ayrish mengangguk setuju.

Serafin memeluk lututnya sambil mulai tertawa lepas.

“Nah kan… pasti yang lucu itu tentang aku.” Ayrish curiga.

“Celana pendekmu. Sama sekali tidak cocok. Kamu seperti bocah manusia yang datang ke sebuah tempat bernama sekolah dasar.” Serafin memandang ke arah Ayrish lagi sambil terus tertawa.

Ayrish melirik tubuhnya sekilas dan mau tak mau dia pun akhirnya ikut tertawa bersama dengan Serafin.

“Selama ini aku tidak pernah memikirkan penampilanku seperti apa. Aku hanya bersiap-siap jika harus kembali berjalan mundur ke masa lalu.”

Serafin terdiam.

“Sama sepertiku ya? Jika aku melompat ke masa depan aku akan bertambah tua dalam sekejap. Maka kamu akan semakin muda dari usiamu sekarang?”

Ayrish mengangguk. Sama sekali tidak senang dengan kenyataan itu.

“Tapi tapi… untuk seorang wanita. Semakin muda maka akan semakin bagus. Kita tidak akan takut dengan bertambahnya usia.” Hibur Serafin.

Ayrish mendengus, “Jika saja kamu merasakan. Ini sama sekali tidak membuatku bahagia.”

“Jadi… apa jawabanmu tadi?” Serafin sengaja memotong penjelasan Ayrish.

Ayrish menatap Serafin dengan pandangan kosong dan berkata, “Tidak. Karena tidak ada seorang pun yang bisa membuatku tinggal.”

(Bersambung)


[1] Guild: Perkumpulan/kelompok

[2] Ingeniosi: (Latin) bakat.

Advertisements

4 thoughts on “#1 Kenalan Yuk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s