Malam Tanpa Bintang


Untuk “D”

06 September 2012, pukul 21.30

Malam semakin larut. Sisa-sisa kopi hitam yang tadi kubiarkan bersisa kini asapnya telah berhenti mengepul. Aku memandang jam dinding yang kini suara jarum detiknya bergema beraturan di dalam kamarku. Layar ponsel yang kudiamkan di atas coffee table masih tetap hitam. Aku menggerakan tubuhku menatap ke luar  jendela. Kupandang langit malam yang semakin lama kupandang semakin kelam. Tidak terdapat bintang di sana. Jika diumpamakan, aku seperti langit malam itu. Gelap dan sepi tanpa cahaya bintang. Tanpamu.

Aku menghembuskan nafas panjang. Tumpukan berkas tidak menarik perhatianku. Kepalaku malah tertarik untuk berpikir tentangmu. Tentang pertemuan kita sebelas hari yang lalu. Tepatnya dua ratus enam puluh empat jam yang lalu di sebuah terminal bus yang semakin malam justru semakin ramai karena bertepatan dengan hari terakhir libur lebaran. Aku mendengus kecil. Jika aku bisa mengalikan dengan tepat perkalian seperti itu di luar kepala, seharusnya berkas keuangan yang akan diserahkan besok bisa kuselesaikan dengan cepat.

When I need you

Just close my eyes and I’m with you

And all that I so want to give you

It’s only a heart beat away

Sebuah lagu yang beberapa waktu kutemukan tidak sengaja pada sebuah folder di ponselku teringang jelas di kepalaku. Lagu lama yang beberapa saat sebelumnya kulupakan. Membuat kilasan wajahmu muncul pada saat aku menutup mata. Ujung bibirku terangkat. Semua tentangmu selalu bisa membuatku tersenyum, disaat apapun itu.

When I need love

I hold out my hands and I touch love

I never knew there was so much love

Keeping me warm night and day

Aku bergelung di tengah-tengah kasurku. Membolak-baliknya sesukaku lalu kemudian berhenti dan mendekap tubuhku dengan kedua tanganku. Rasa sakit itu mulai menjalar. Merindumu seperti ini terasa sakit. Tanpa media pemutar musik apapun, kepalaku kini menjadi orkestra milikku sendiri. Tetap memutar lagu itu sampai aku merasa muak sendiri karena tidak ada hal yang lain aku pikirkan selain jejakmu dalam setiap lirik lagu itu. Tak lama ponselku bergetar hebat pada coffee table. Aku bangun dari tidurku dengan cepat.

Sebuah nomor yang aku kenal muncul di layar ponselku menghantarkan getaran-getaran hangat yang mulai menjalar ke seluruh tubuhku saat aku memandangi foto yang ikut muncul di sana. Kamu yang tengah serius dibalik kacamata hitammu.

Sengaja aku berlama-lama untuk mengangkatnya. Membayangkan wajah kesalmu saat aku tidak langsung mengangkat telepon darimu. Rasakan. Itulah balasannya sampai membuatku rindu seperti ini. Setidaknya permainan ini membuatku tertawa kecil layaknya seorang bocah yang gemar bercanda dengan seseorang yang ditaksirnya. Pada dering ketujuh aku menekan tombol dan mendekatkan ponsel itu pada telinga kananku.

“Halo.” Kataku.

“Kok lama?” Katamu kesal.

Dalam hati aku tersenyum, “maaf, tadi hapenya jauh.”

“Kapan pulang?”

“Ihh… udah berhari-hari gak telepon, nanyanya cuma itu.”

“Ayo jawab…” Balasnya menggantung.

“Besok.”

Terdengar suara nafasnya di telingaku dalam jeda.

“Udah gak mau ngomong lagi nih? Aku tutup ya. Daaahhhh…”

“Eh! Tunggu.”

“Apa?”

I miss you… so bad.”

Jantungku tergetar saat desahan suaranya menyusup masuk ke dalam kepalaku. Lalu kuresapi dalam-dalam hingga tubuhku bergetar samar.

So do I.”

Bunyi klik terdengar pelan saat kuakhiri sambungan itu. Sampai bertemu besok.

Miles and miles of empty space in between us

A telephone can’t take the place of your smile

But you know I wont be traveling for ever

It’s cold out, but hold out and do like I do

***

Tulisan ini dibuat untuk Proyek #30HariLagukuBercerita. Dengan mengambil lirik lagu Celine Dion – When I Need You.

Advertisements

3 thoughts on “Malam Tanpa Bintang

  1. Woooo~
    Lagunya dipake. >:D

    Ehh… setelah dibaca lagi ternyata pas! *lagibaek* :p

    Hayoloh galauuuu.

    “A telephone can’t take the place of your smile.”

    *ngakakguling-guling* *emotketawasampenangisdiWA* XD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s