[12] Merindukanmu itu Seru


Dear you,

Lucu ya, pada saat kita bersama kita selalu bertengkar. Awalnya mengobrol dengan nyaman, lalu tiba-tiba angin berubah. Kamu marah atau aku yang marah. Lalu pada saat kita sedang bersenda gurau dengan ramai, tiba-tiba kamu mengeluarkan lelucon konyol tentangku sehingga membuatku kesal dan mengacuhkanmu.

Tapi seperti sebuah magnet yang saling tarik-menarik. Kita tidak bisa berjauhan. Aku dan kamu selalu menemukan cara untuk saling mengisi. Mengubah keadaan menjadi menyenangkan kembali.

Hmm… sepertinya kata bertengkar memang tidak sepenuhnya mewakili. Mungkin lebih tepatnya saling menggoda. Kamu memang selalu suka saat menggodaku. Menghilangkan sapuan senyum pada bibirku dan mengubahnya menjadi sebuah renggutan. Kamu bilang, kamu suka melihat ekspresiku saat seperti itu. Lucu dan menggemaskan.

Namun kita memang tidak bisa selalu bersama. Karena alasan klise tentang jarak. Tapi ketahuilah. Disaat kita berjauhan, mengingat setiap detil tentangmu itu dapat membuatku tersenyum. Merindukanmu itu menyenangkan. Merindukanmu itu seru. Dan dibalik semua itu, bertemu langsung denganmu dan mengulang kebiasaan kita lagi. Itu adalah hal yang paling aku nantikan.

 

Miss you always,

Me

Protected by Copyscape Online Infringement Checker

Advertisements

5 thoughts on “[12] Merindukanmu itu Seru

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s