[9] Inilah Aku Tanpamu


Kupandang diriku pada sebuah cermin yang terletak di ujung kamarku. Wajah yang terpantul sama sekali bukan seperti diriku. Aku benar-benar hancur selama duapuluh hari ini. Padahal pada duapuluh hari yang lalu kita masih sama-sama merayakan malam pergantian tahun bersama. Aku masih dapat mengingat, kala itu jemari tanganmu yang hangat menggenggam wajahku dengan erat. Kemudian kita saling berpelukan tepat tengah malam saat beratus-ratus terompet dibunyikan bersahut-sahutan.

Lalu kemudian aku kehilangan kabar tentangmu. Baru kemudian seminggu setelahnya aku mendapatkan selembar foto dirimu bersama dengan lelaki yang kini mengikat takdir denganmu. Tanganmu melingkari erat tubuhnya seakan-akan ia adalah milikmu dan pada wajahmu terpancar rona bahagia saat ia tersenyum dan memandangmu. Emosiku bercampur aduk saat menatap momen yang tertangkap oleh kamera foto itu yang kini berada dalam genggamanku.

Marahkah aku?

Iya! Sangat.

Tapi aku sudah tidak bisa melakukan apa-apa lagi saat ternyata ijab kabul itu telah disahkan. Hanya Tuhan lah yang bisa memisahkan kalian, sama seperti halnya Ia telah menyatukan kalian.

Protected by Copyscape DMCA Copyright Protection

Kalau mau baca dark story-nya silakan klik link ini :

https://myalizarin.wordpress.com/2012/01/20/9%C2%BD-inilah-aku-tanpamu-dark-story/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s