[Book Review #3] Crescendo


Judul : Crescendo

Penulis : Becca Fitzpatrick

Penerjemah : Leinovar Bahfein

Penyunting : Uly Amalya

Penerbit : Ufuk Press

Cetakan Pertama : Desember 2010

Tebal buku : 547 halaman

Genre : Fantasi, young adult

ISBN : 978-602-8801-54-6

Sinopsis :

Kehidupan Nora Grey masih jauh dari sempurna. Bertahan dari upaya pembunuhan tidaklah menyenangkan. Setidaknya, dia memiliki Patch, malaikat pelindung yang luar biasa keren. Tapi perilaku Patch semakin tidak terbaca saja. Parahnya lagi, sekarang dia banyak menghabiskan waktu dengan musuh bebuyutan Nora, Marcie Millar. Seandainya Patch tetap dekat dengannya, mungkin Nora tidak akan menggubris Scott Parnell, teman lama Nora yang sekarang pindah kembali ke Coldwater. Entah bagaimana Nora sering terlibat dengannya, mungkin karena Nora merasa ada sesuatu yang disembunyikan Scott.

Seolah semua itu belum cukup, Nora dihantui bayangan ayahnya yang dibunuh. Dia jadi bertanya-tanya, apakah darah Nephilim yang mengalir dalam tubuhnya berkaitan dengan kematian sang ayah? Keinginan Nora membongkar misteri itu membuatnya terjerumus ke dalam situasi yang semakin berbahaya. Tapi mungkin ada hal-hal yang sebaiknya dibiarkan tersembunyi. Karena kebenaran bisa menghancurkan segalanya–dan semua orang–yang dipercayainya.

Review :

Pertama kali membaca buku ini entah kenapa merasa asing. Mungkin karena jarak membaca antara buku pertama (Hush Hush) dan kedua ini agak jauh. Jadi pas dibagian awal-awal merasa malas sekali membacanya šŸ˜›

Malahan awalnya saya jadi tidak menyukai karakter Nora. Pertengkarannya dengan Patch hanya gara-gara masalah yang sangat sepele tapi dibesar-besarkan. Lalu datangnya Scott dan masuknya Marcie dalam kehidupan Patch seperti dipaksakan agar menambah bumbu dalam cerita.

Tapi setelah semakin lama membaca, ternyata semua tokohnya mempunyai peran penting dalam ceritanya. Sehingga malah mereka jadi pengalih dari musuh yang sesungguhnya *berusaha tidak menjadi spoiler*

Alurnya bagus. Awalnya agak membosankan, tetapi semakin lama semakin mengalir dan menegangkan. Sehingga ingin sekali terus melahap buku ini sampai habis.

Ending juga tidak mengecewakan. Dua jempol…

Kalau ada yang membandingkan antara novel ini dengan Twilight, maka untuk aksi saya akan lebih memilih novel ini. Tokoh utama dalam novel ini pun, tidak terus-terusan terjebak dalam ‘kisah cinta’ yang dilebih-lebihkan šŸ˜›

Terakhir… saya sangat menantikan buku selanjutnya! Ayo Ufuk, cepat terbitkan Silence šŸ˜€

Rating :

RecommendedĀ (4 bintang dari 5)

Protected by Copyscape Duplicate Content Checker

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s