Alibi #1



Terjadi kasus pembunuhan di sebuah apartemen no.323 di salah satu gedung di kota X pada hari selasa tanggal 20 oktober. Korban yang ditemukan bernama Ernie: 20 tahun, mahasiswa, dan juga seorang ilustrator.

Di apartemennya ditemukan noda darah pada kenop pintu utama, tetapi tanpa sidik jari. kemungkinan yang diambil oleh kepolisian noda darah tersebut berasal dari pelaku atau ceceran darah korban yang menempel pada pelaku (saat itu DNA korban belum teridentifikasi cocok dengan DNA darah pada kenop pintu).

Korban ditemukan jam 11.45 malam, setelah salah satu tetangganya melaporkan ada suara letusan senjata api. Dan dari keterangan bagian Forensik kepolisian, korban tertembak di dahi dari jarak dekat dengan menggunakan pistol Glock 17 yang biasa digunakan oleh anggota kepolisian.

Setelah dilakukan penyelidikan, kasus ini ternyata berkaitan dengan 2 kasus sebelumnya yang terjadi di daerah yang sama. pada kasus sebelumnya pembunuhan terjadi di apartemen no. 121 dan apartemen no. 232 yang letaknya berdekatan, tetapi pada tempat dan lokasi yang berbeda. Setelah itu, diketahui bahwa ketiga korban berhubungan.

Korban pertama :

Sarah : 25 tahun, designer, pernah dibantu oleh Ernie dalam salah satu proyeknya. Dibunuh dengan cara ditikam tepat di jantung dengan menggunakan sebilah pisau, tetapi senjata tidak ditemukan di TKP.

Korban kedua :

Randy : 23 tahun, freelancer, senior Ernie di universitasnya, juga pernah terlibat dalam proyek yang sama dengan Ernie. Randy terbunuh oleh racun yang dioleskan pada senjata yang telah mengiris bahu kirinya, tetapi senjata juga tidak ditemukan di TKP.

Dari ketiga kasus di atas, didapatkan kelima orang tersangka (3 orang merupakan tersangka dari kasus sebelumnya) :

(1) Gareth : 30 tahun, mantan polisi, berprofesi sebagai bodyguard seorang politisi, sekaligus pacar Sarah. Menurutnya, dia datang ke apartemen Sarah pada jam 7.27 pagi, 30 menit sebelum Sarah dinyatakan meninggal. Posisi terakhir yang diinformasikan Gareth dengan apartemen Sarah berjarak sekitar 25 menit, dan di Received calls pada HP Sarah, Gareth menelepon pada jam 6.46.

(2) Jeff : 24 tahum, sahabat Randy, orang pertama yang menebukan Randy di malam Randy meninggal pada pukul 9.49. Menurut keterangan yang diberikannya kapada polisi dia sedang berjalan-jalan disekitar apartemen RAndy dan kemudian curiga pada lampu kamar Randy yang terus mati padahal hari sudah larut. padahal dia baru saja meneleponnya 15 menit yang lalu, dan menurutnya Randy phobia pada ruangan gelap. Jeff juga memiliki ayah seorang polisi.

(3) Roy : 63 tahun, induk semang di apartemen Randy. Beberapa kali berada di lantai 2 tempat kamarRandy berada. Di apartemen tersebut, 1 lantai dengan Randy. Tetapi tetangga Randy tidak berada di tempat, sudah 2 hari mengunjungi rumah orang tuanya di luar kota. Roy seorang penderita penyakit jantung yang memiliki anak seorang polisi.

(4) Lindsay : 42 tahun, ibu rumah tangga yang memiliki suami seorang polisi. Lindsay adalah orang pertama yang menemukan Ernie sudah tak bernyawa malam itu. Ditemukan noda cat pada sandalnya pada saat diperiksa oleh pihak kepolisian. Lindsay juga beberapa kali pernah membeli ilustrasi Ernie untuk diberikan kepada temannya.

(5) Eva : 18 tahun, mahasiswa tahun pertama yang selalu datang pada hari selasa untuk diberikan pelajaran khusus oleh Ernie. Sidik jarinya tersebar di seluruh apartemen Ernie, tetapi hanya pada kenop pintu saja tidak terdapat sidik jarinya. Polisi berasumsi, sidik jari telah dihapus setelah membunuh Ernie atau kemungkinan pelaku datang setelah Eva pergi.

Data tambahan :

(1), (2), (5) : kenal dengan Sarah

(1), (2), (3), (4), (5) : kenal dengan Randy

(1), (3), (4), (5) : kenal dengan Ernie

Jarak apartemen korban dengan alibi para tersangka tidak berjauhan, sehingga pembunuhnya kemungkinan adalah pembunuh berantai.

(4) dan (5) :mendapatkan hasil (-) pada uji residu bubuk mesiu. Disini polisi berasumsi tersangka bisa saja mencuci tangannya setelah membunuh Ernie.

Semua tersangka menyangkal telah melakukan pembunuhan.

Beberapa tersangka memiliki luka pada saat setelah Ernie terbunuh:

Gareth : terdapat luka di lengan atas bagian kanan akibat terkena pisau saat melindungi sang politisi dari demonstran yang arogan.

Roy : terdapat luka di dahi saat terjatuh dari tangga.

Lindsay : terdapat luka di telapak tangan kirinya akibat tergores pada saat memasak.

Pertanyaannya :

Diantara kelima tersangka siapakah yang telah membunuh Sarah?

Diantara kelima tersangka siapakah yang telah membunuh Randy?

Diantara kelima tersangka siapakah yang telah membunuh Ernie?

 

Protected by Copyscape Web Plagiarism Checker

Advertisements

9 thoughts on “Alibi #1

  1. sebelum saya mengemukakan analisis, saya ingin menyatakan bahwa pembunahan ini merupakan balas dendam yang berkelanjutan, akan tetapi ada beberapa pertanyaan yang harus terjawab terlebih dahulu:

    Pertanyaan 1: luka seperti apa yang ada di dahi Roy? apakah benar Gareth mendapat luka dari demonstran?

    Pertanyaan 2: apakah tetangga Ernie yang mendengar letusan senjata itu adalah Lindsay? Jika iya, dimana posisinya (didalam apartemen atau diluar)? apa yang Lindsay / tetangga lakukan setelah mendengar letusan senjata di kamar Ernie?

    akan tetapi saya akan mulai menganalisa dengan data-data yang sudah ada, namun ketika saya menemukan jawaban pertanyaan 1 dan 2 yang berbeda dengan analisa yang saya lakukan, saya akan memperbaiki analisa saya, berikut analisa saya:

    Analisis pertama: pembunuhan pertama dan kedua kemungkinan besar dilakukan orang yang sama, tapi tidak untuk yang ketiga. Hal ini dapat diduga dari metode pembunuhan yang dilakukan, korban pertama dan kedua ditikam dengan pisau, sedang korban ketiga ditembak dari jarak dekat.

    Analisis kedua: noda darah yang ditemukan pada knop pintu utama tapi tidak meninggalkan sidik jari kemungkinan besar berasal dari luka tersangka yang saat itu mendapat perlawanan dari korban. Akan tetapi tersangka memakai sarung tangan sehingga yang tertinggal hanya bekas darah.

    Analisis ketiga: Pelaku pembunahan 1 dan 2 mempunyai hubungan dekat dengan korban, jika tidak, tidak mungkin pelaku bisa melakukan aksinya menggunakan pisau yang notabennya merupakan senjata jarak dekat.

    # Analisis Pembunuhan Ernie:
    Saat itu pelaku mengunjungi apartemen Ernie, karena Ernie kenal baik dengan pelaku maka dia membukakan pintu, tentu saja pelaku tidak menyentuh knop pintu, karena dia memang telah berencana untuk membunuh Ernie dengan tidak meninggalkan sidik jari. Kemudian pelaku dipersilahkan duduk oleh Ernie yang kemudian pergi kedapur untuk mengambil makanan atau membuatkan minuman. Saat itulah pelaku memakai sarung tangannya, kemudian menyusul Ernie ke dapur dan menodongkan pisau dibelakang kepala Ernie, sambil mengucapkan beberapa kata mengapa dia akan membunuhnya. Saat itu Ernie yang panik karena ditodong pistol mencoba untuk menjelaskan sesuatu sambil berbalik menghadap pelaku. Namun tanpa disadari oleh pelaku, Erni masih memegang sesuatu kemudian menyerang si pelaku. Jika yang dipegang Ernie adalah gelas atau benda tumpul lainnya, secara otomatis Erni akan memukulkan ke pelaku dan menimbulkan luka memar dan kemungkinan pelakunya adalah Roy yang mempunyai luka didahi. Akan tetapi jika yang dipegang Erni adalah pisau kemungkinan pelakunya adalah (Lindsay atau Gareth) yang mempunyai luka sobek karena pisau. Karena mendapat perlawanan dari Ernie, maka pelaku tidak berpikir panjang kemudian menembak Erie di dahinya. Saat pelaku telah membunuh Ernie, dia memegang bekas luka dari perlawanan Erni, saat itulah darah menempel di sarung tangannya dan kemudian meninggalkan noda darah di knop pintu utama.

    Tentu saja yang paling mencurigakan adalah Lindsay, karena dia mengatakan mendengar suara letusan senjata api, tetapi dia tidak mengatakan melihat orang mencurigakan keluar dari apartemen Ernie. Bisa saja kesaksiannya bohong untuk menyempurnakan alibinya. Jika pembunuh Ernie adalah Lindsay, kemungkinan motifnya adalah Lindsay pernah merasa tertipu oleh ilustrasi yang dibelinya dari Ernie. Akan tetapi, noda darah pada knop pintu membuktikan Lindsay tidak bersalah. Hal ini karena luka Lindsay berada pada telapak tangan kiri. Jika kita cermati, sangat jarang sekali orang yang mendapat luka ditangan akan secara langsung memegang luka tersebut dengan tangan satunya, dan yang pasti dilakukan adalah memegang pergelangan tangannya yang terluka untuk menahan rasa sakit, serta tidak mungkin dia menggunakan tangannya yang terluka untuk membuka pintu.

    Jika pelakunya adalah Eva yang tiap selasa datang untuk belajar pada Ernie, saya rasa Eva tidak perlu menghapus sidik jari di knop pintu, karena akan lebih mencurigakan jika dia menghapusnya. Dan kenyataannya tidak ada satupun sidik jari yang ditemukan di knop pintu karena memang pelaku telah menghapusnya. Seharusnya Eva yang sudah terbiasa ke apartemen Ernie akan meninggalkan sidik jari di knop pintu, karena waktu akan pulang kerumah dia pastinya membuka pintu sendiri. Tidak adanya sidik jari Eva membuktikan pelaku datang setelah itu dan menghapusnya.

    Jika pelakunya Roy, kemungkinan kecil benar. Akan tetapi luka yang didapat Roy adalah di dahi, itu berarti Ernie harus memukul Roy tepat didahi. Saya rasa itu tidak mungkin, karena jika Erni akan memukul di dahi, secara otomatis pukulannya akan mengenai tangan Roy yang memegang senjata terlebih dahulu, tidak mengenai dahi.

    Satu-satunya orang yang membunuh Ernie adalah GARETH, yang mempunyai dendam pribadi dengan Ernie. Seperti yang sudah saya ungkapkan di atas, ketika Gerath menodongkan pistol dengan tangan kanannya, Erni berbalik perlahan dengan tangan kiri menggenggam pisau, kemudian disayatkan ke tangan kanan Gareth yang menodongkan pisau ke arahnya, secara reflek Gareth langsung memegangi luka di lengan kanannya dengan tangan kiri, kemudian menembak dahi Erni. Setelah itu dia keluar melalui pintu utama dengan membukanya menggunakan tangan kiri yang terkena darah tadi, oleh sebab itu terdapat noda darah yang tertinggal tetapi tidak ada sidik jarinya.

    Dari apa yang dilakukan Erni, diketahui bahwa Erni adalah seorang kidal (lebih aktif tangan kiri), dan dendam Gareth adalah karena Ernie telah membunuh pacarnya.

    ## Jadi dapat disimpulkan bahwa pembunuhan pertama dan kedua dengan korban Sarah dan Randy adalah Ernie. Mengapa saya menyimpulkan pembunuhan pertama dan kedua adalah Ernie yang bertangan kidal berikut ilustrasinya:

    Pembunuhan pertama, Sarah ditikam di bagian jantung dilakukan ketika keduanya berada di apartemen sarah, yang mungkin terjadi konflik diantara keduanya dan saya menduga itu adalah tentang proyek yang mereka kerjakan. Karena Ernie merasa tidak puas, maka ditusukkanlah pisau tepat pada jantung Sarah. Memang penusukan ini bisa dilakukan oleh siapapun baik bertangan kidal atau tidak, Namun faktanya itulah yang terjadi bahwa Ernie lah yang membunuh Sarah dengan motif proyek mereka dan menyebabkan Ernie dibunuh oleh pacar sarah (Gareth) yang mengetahui bahwa setelah dia pergi dari apartemen Sarah, Gareth melihat kedatangan Ernie ke apartemen Sarah. Meskipun Gareth tahu pembunuh Sarah adalah Ernie, dia tidak memberitahukannya ke polisi karena dia merasa bahwa hutang nyawa harus dibayar dengan nyawa.

    Pembunuhan kedua dengan korban Randy membuktikan bahwa pembunuhnya adalah Ernie yang bertangan kidal. Motifnya adalah sama yaitu permasalahan pada proyek yang mereka kerjakan. Karena Ernie telah memperoleh kejelasan proyek yang merugikannya dari Sarah, maka Ernie tidak perlu panjang lebar lagi berbicara tentang proyek dengan Randy. Ernie yang tahu bahwa Randy phobia pada ruangan gelap merencakan pembunuhan ini lebih matang dengan mengolesi pisau dengan racun. Ilustrasi pembunuhan Randy oleh Ernie adalah ketika Ernie berkunjung ke apartemen Randy, maka Randy membukakan pintu dan mempersilahkan Ernie masuk. Setelah itu Ernie mengikuti Randy dari belakang menuju ke ruang tamu dan kemudian menyayatkan pisau di lengan Randy kemudian mematikan lampu. Tentunya bagi Randy yang phobia dengan ruangan gelap akan tidak bisa bergerak dan kemudian mati perlahan-lahan karena racun yang masuk ketubuhnya. Saya tahu bahwa pembunuhnya adalah Ernie yang bertangan kidal karena luka Randy berada pada lengan kiri yang tentunya akan lebih mudah bagi seorang bertangan kidal menghunuskan pisau ke lengan tangan kiri seseorang dari belakang.

    Sekian Analisa dari saya, dan Jawabannya adalah:

    1. Yang membunuh Sarah adalah Ernie
    2. Yang membunuh Randy adalah Ernie
    3. Yang membunuh Ernie adalah Gareth.

    • Analisisnya tidak meleset. Jawaban pertama dan kedua benar adalah Ernie yang membunuh. Sedangkan yang ketiga bukan Gareth, melainkan Lindsay sesuai dengan dugaan sebelumnya.

      Terima kasih untuk analisisnya. Maaf bila ada kekurangan data atau apapun πŸ˜€

      • nah yang q pertanyakan juga itu boz, kl semisal datanya lengkap untuk tetangga yang mendengar letusan pistol itu Lindsay, so q juga menyimpulkan bahwa Lindsay pembunuh Ernie,,

        Ngomong2 mantap juga kasusnya,, tapi yang Alibi #2 masih ada yang ngganjal,, hehe,,

    • Kebetulan untuk file analisis ini terus terang udah ga ada. Hardisk komputer lama rusak soalnya. Ini juga dapat dari history file di forum. Kasus ini saya buat sekitar tahun 2009 yang lalu. Dan memang baru Andrian yang bisa menjawab dengan analisis terperinci…

      Tapi kurang lebih sama…

      Untuk yang pembunuhan Ernie :
      Ernie ditemukan meninggal dengan luka dari senjata api. Sebernernya ada salah seorang tersangka yang teledor, yaitu Lindsay. Pada sandalnya ditemukan noda cat. Faktanya, setiap kali ada kejadian pembunuhan dengan senjata api. Polisi akan datang hanya dalam beberapa menit (kecuali mungkin di Indonesia) untuk meminimalisir pelaku agar tidak melarikan diri terlalu jauh. Apalagi jika orang tersebut kerabat dekat sang korban. Penghilangan bukti pun akan terkesan seadanya. Jadi Lindsay hanya ingat telah memegang senjata untuk membunuh Ernie yang bubuk mesiunya tertinggal pada tangan dan bajunya, tapi melupakan hal kecil seperti sandalnya.

      Clue itu tidak harus tersembunyi dengan memutar otak apabila tenyata ada bukti di depan mata πŸ˜€

      Maaf jika penjelasannya kurang berkenan. Sekali lagi terima kasih sudah meluangkan waktu membaca πŸ˜€

  2. untuk yang cat itu q juga bingung.. Ouw berarti yg dimaksud kata ini “(4) dan (5) :mendapatkan hasil (-) pada uji residu bubuk mesiu. Disini polisi berasumsi tersangka bisa saja mencuci tangannya setelah membunuh Ernie” berarti semuanya sudah dicek bubuk mesiu,, hehehe,, ternyata memang ane kurang teliti bacanya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s