Terbang


Aku ragu-ragu, tapi kakiku terus melangkah
Terpukau dan tersihir akan keindahan membutakan mata
Mahluk tak kasat mata menari-nari disekelilingku
Ada yang berusaha mencegah dan ada pula yang merayu

Di ujung pijakan aku tersadar
Mengamati dunia dari kedua mataku
Karena alasan inilah aku terbius
Ingin melebur dan menjadi bagian darimu

Kulangkahkan kaki
Kubentangkan kedua tangan
Kututup mata
Kurasakan tubuhku melebur bersama gravitasi

Angin berhembus kencang
Dan saat kubuka kembali kedua mataku
Bayangan itu tersenyum ke arahku
Menawarkan tangannya untuk kuraih

Dunia hilang…

Baru pertama kali ini buat puisi. Maaf kalau kacau dan kurang berkenan…makasih buat Hikariya yang sudah memberi inspirasi lewat puisinya 😀



Advertisements

10 thoughts on “Terbang

  1. haaaa…. maaf baru baca, kemarin itu udah sih, tapi aku belum ninggalin komentar. puisi yang bagus. lugas dan puitis. hehehe, aku gak begitu expert tentang puisi. tapi aku suka kata2mu 🙂
    tam, kamu yang nulis heartbeat yang masuk 20 besar gagasmedia yah?

    • tapi puisi adit bagus2… makanya dikira udah sering bikin *top deh* 😀

      ehh? belum pernah kirim ke gagas… hahaha…
      itu orang lain berarti. pada dasarnya gw pemalas, klo lagi kesambet aja baru nulis *jadi malu* 😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s